HMJ Pemikiran Politik Islam UIN Datokarama Palu Gelar “POLITIKACTION 2025” Tingkatkan Intelektualitas Mahasiswa Baru

Palu – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pemikiran Politik Islam (PPI) UIN Datokarama Palu sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Mahasiswa Jurusan (PMJ) bertajuk “POLITIKACTION 2025” pada Jumat–Minggu, 24–26 Oktober 2025 di Pondok Baitul Izzah. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan awal mahasiswa baru untuk mengenal ruang lingkup akademik serta nilai-nilai keilmuan di Jurusan Pemikiran Politik Islam.

Mengusung tema “Membangun Sikap Intelektualitas Mahasiswa PPI dari Pemikiran ke Gerakan”, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan semangat kritis dan progresif kepada mahasiswa baru sehingga mereka dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmu politik. Selain itu, PMJ tahun ini menekankan pentingnya mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya kuat dalam teori, serta mampu menerjemahkan pemikiran menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutan pembukaan pada Jumat (24/10), Sekretaris Jurusan PPI, Fachriza Ariyadi, S.I.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa mahasiswa PPI diharapkan menjadi insan intelektual yang kritis, berintegritas, dan memiliki keberpihakan pada nilai-nilai keadilan serta demokrasi.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pengenalan akademik, diskusi politik, pembentukan karakter, hingga agenda kebersamaan yang memperkuat solidaritas antar mahasiswa.

Ketua HMJ PPI 2025, Moh. Ramda Mulana menuturkan bahwa pelaksanaan POLITIKACTION 2025 berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. “Alhamdulillah kegiatan ini terselenggara dengan baik dan penuh antusias. Masih ada satu agenda terakhir, yaitu penutupan pada besok Senin, 27 Oktober 2025. Rencananya akan kami tutup dengan mimbar bebas di Plataran SBSN sebagai ruang ekspresi dan keberanian berpikir mahasiswa PPI,” ungkapnya.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa baru Jurusan Pemikiran Politik Islam semakin siap mengembangkan kapasitas intelektualnya, aktif dalam dinamika organisasi kemahasiswaan, serta menjadi motor penggerak perubahan sosial di masa depan, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (rz)

Prodi Pemikiran Politik Islam UIN Datokarama Palu Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik untuk Generasi Z di SMA Negeri 2 Sigi

(FUAD – UIN DK) Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) UIN Datokarama Palu sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 2 Sigi pada Kamis, 25 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Pengetahuan Politik melalui Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Z”, sebagai upaya memperkuat literasi politik pemilih pemula menjelang kontestasi demokrasi di masa mendatang.

Pelaksanaan kegiatan ini berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PPI UIN Datokarama Palu sebagai perlibatan mahasiswa dalam tridarma perguruan tinggi, serta dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis dalam menyampaikan materi pengawasan pemilu dan peningkatan kesadaran politik masyarakat.

Hadir sebagai narasumber pertama, Ketua Jurusan Pemikiran Politik Islam, Muhammad Taufik, S.Sy., M.Sos., yang menjelaskan pentingnya pemahaman politik sejak dini agar generasi muda lebih siap menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa Generasi Z merupakan kekuatan besar dalam menentukan arah demokrasi Indonesia ke depan.

Sementara itu, narasumber kedua dari Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, S.H., M.H., menyampaikan pemaparan mengenai peran generasi Z di garda depan dalam mencegah pelanggaran serta menjaga integritas penyelenggaraan pemilu. Ia mengajak siswa untuk turut mengawasi jalannya pemilu guna mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi serta pertanyaan yang muncul seputar isu-isu politik dan kepemiluan.

Melalui kolaborasi ini, Prodi Pemikiran Politik Islam UIN Datokarama Palu berharap dapat terus memperluas kontribusi nyata dalam memberikan edukasi politik dan membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

HUMAS FUAD 2025

‎Mahasiswa Prodi AFI Siap Turun ke Lapangan, Awali Sosialisasi Penmaba di Parigi Moutong

Palu (FUAD UINDAK) — Menindaklanjuti arahan Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Datokarama Palu turut ambil bagian dalam kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaba) 2026.

Rombongan mahasiswa AFI dijadwalkan memulai kegiatan sosialisasi pada Minggu, 26 Oktober 2025, dengan menyisir sejumlah sekolah di Kabupaten Parigi Moutong, mulai dari wilayah perbatasan Poso hingga perbatasan Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda besar FUAD dalam memperluas promosi dan memperkenalkan profil fakultas ke berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Langkah aktif mahasiswa ini mendapat dukungan penuh dari Dekan Fuad UIN Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag yang menyampaikan doa dan harapannya agar kegiatan berjalan lancar.
“Semoga lancar dan sukses perjalanannya, nak. Jaga semangat, tetap kompak, dan jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga dalam berkontribusi untuk kemajuan FUAD UIN Datokarama Palu,” ujarnya penuh harap.

Keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperluas jaringan promosi, tetapi juga sebagai bentuk pelatihan dan pembentukan karakter kepemimpinan di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk menjadi duta fakultas yang membawa semangat intelektual dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, FUAD UIN Datokarama Palu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat eksistensi dan daya saing di tingkat lokal maupun nasional.

(Humas FUAD)


Prodi IAT Tuntas Sosialisasi Penmaba 2026, Jangkau 18 Pesantren dari Parigi hingga Banggai

Palu (FUAD UINDAK)— Tim sosialisasi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Datokarama Palu telah menuntaskan rangkaian kegiatan promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaba) 2026. Setelah hampir sepekan melakukan perjalanan panjang, rombongan tiba kembali di Kota Palu pada Sabtu malam (25/10/2025). ‎‎Dipimpin langsung oleh Ketua Prodi IAT, Fikri Hamdani, M.Hum., bersama Sekretaris Prodi, Muh. Nawir, M.A., tim sosialisasi berhasil menjangkau 18 pesantren di wilayah  Parigi hingga Banggai. Kegiatan disambut dengan antusias oleh para santri, guru, serta pimpinan lembaga pendidikan Islam yang menjadi sasaran kunjungan.‎‎Dalam keterangannya, Fikri Hamdani menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan dan apresiasi atas semangat kebersamaan seluruh tim.‎‎

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan penuh semangat. Kami disambut dengan hangat di setiap pesantren yang dikunjungi. Semoga upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkenalkan FUAD dan UIN Datokarama Palu kepada generasi muda yang berpotensi melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.

‎‎Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Sidik, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi tim Prodi IAT yang telah turun langsung ke lapangan membawa nama baik fakultas.‎‎ “Kami sangat bangga dengan inisiatif dan kerja keras tim Prodi IAT. Capaian ini menjadi bukti semangat kolaboratif yang terus tumbuh di lingkungan FUAD. Semoga hasilnya memberikan dampak positif bagi peningkatan animo calon mahasiswa baru di tahun 2026,” tutur Dekan penuh syukur.‎‎

Keberhasilan Prodi IAT dalam melaksanakan sosialisasi lintas kabupaten ini menegaskan komitmen FUAD UIN Datokarama Palu untuk terus memperluas jangkauan promosi pendidikan tinggi Islam, sekaligus memperkuat jaringan akademik hingga ke pelosok Sulawesi Tengah.‎‎

(Humas FUAD UIN Datokarama Palu)*

Menjangkau Pesantren dan Sekolah, FUAD UIN Datokarama Palu Gerak Cepat Promosi Penmaba 2026‎


Palu (FUAD UINDAK) — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu resmi memulai kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaba) Tahun 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sejak 22 Oktober hingga pertengahan November 2025, mencakup sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah, antara lain Kabupaten Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, dan Banggai.


‎Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat yang dilakukan para ketua program studi dalam menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini menunjukkan komitmen dan keseriusan fakultas dalam memperluas akses pendidikan tinggi Islam serta memperkenalkan keunggulan akademik FUAD kepada masyarakat

‎“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para ketua program studi yang telah berinisiatif dan bergerak cepat dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Ini merupakan bentuk nyata semangat kebersamaan dan tanggung jawab akademik dalam membangun reputasi fakultas. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar, diberkahi, dan memberikan hasil yang optimal bagi kemajuan FUAD UIN Datokarama Palu,” ujar Dekan.

‎Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha FUAD, Fatharany, S.Sos.I, menjelaskan bahwa sosialisasi Penmaba 2026 merupakan program strategis fakultas dalam memperluas jangkauan informasi dan promosi di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Kegiatan ini, lanjutnya, juga melibatkan seluruh program studi di lingkungan FUAD yang telah disiapkan untuk turun langsung ke lapangan.



‎“Kegiatan sosialisasi Penmaba 2026 ini akan berlangsung sejak bulan Oktober hingga pertengahan November, dengan mengefektifkan penggunaan dana perjalanan dinas di setiap program studi. Tim sosialisasi akan mengunjungi sekolah-sekolah, madrasah, serta pesantren di berbagai kabupaten untuk memperkenalkan profil, program studi, dan peluang studi di FUAD,” ungkap Fatharany.

‎Ia menambahkan bahwa seluruh alat peraga sosialisasi berupa brosur, pamflet, dan kalender Penmaba 2026 telah disiapkan untuk mendukung kegiatan promosi tersebut.

‎ “Kami berharap, langkah cepat dan terencana ini dapat membawa manfaat besar, memperluas jaringan kemitraan akademik, serta menarik minat calon mahasiswa yang berpotensi untuk bergabung bersama FUAD UIN Datokarama Palu,” tambahnya.

‎Di sisi lain, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fikri Hamdani, M.Hum, selaku salah satu koordinator tim sosialisasi, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas promosi, tetapi juga wujud nyata pengabdian akademik kepada masyarakat.

‎ “Kami ingin memperkenalkan FUAD UIN Datokarama Palu sebagai pusat keilmuan Islam yang moderat, terbuka, dan berorientasi pada pengembangan peradaban. Karena itu, sosialisasi ini tidak hanya menyasar sekolah umum, tetapi juga pesantren-pesantren di daerah yang menjadi basis penting bagi penguatan tradisi keilmuan Islam,” ujar Fikri Hamdani.

‎Melalui kegiatan sosialisasi ini, FUAD UIN Datokarama Palu berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang unggul secara intelektual, berkarakter religius, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

‎(Humas FUAD)

PMJ IAT 2025: Menumbuhkan Nilai Empati, Jujur, dan Pantang Menyerah

Palu (FUAD UINDAK) — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Datokarama Palu kembali menggelar kegiatan tahunan Pengenalan Mahasiswa Jurusan (PMJ) yang menjadi ajang pembinaan awal bagi mahasiswa baru. Tahun ini, kegiatan tersebut dikemas dalam Mufassir Leadership Training 2025 dengan tema “Langkah Awal, Jejak Abadi di Rumah Tafsir.”

Tema tersebut menggam barkan PMJ sebagai langkah pertama mahasiswa IAT dalam menapaki perjalanan akademik dan pengembangan diri di lingkungan jurusan yang dikenal dengan semangat tafsir dan nilai keislaman yang kuat.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (17–19 Oktober 2025). Pembukaan resmi dilakukan oleh Ketua Jurusan IAT, Fikri Hamdani, S.Th.I., M.Hum, dilanjutkan dengan berbagai sesi materi, pelatihan kepemimpinan, serta pentas seni oleh para peserta. Kegiatan ditutup oleh Muh. Farlan Sakieb, S.Ag, selaku Dewan Kehormatan HMJ IAT, yang sekaligus memberikan motivasi dan evaluasi kepada seluruh peserta.

Ketua Jurusan, Fikri Hamdani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya PMJ sebagai wadah penanaman nilai dasar mahasiswa IAT, baik dalam bidang akademik maupun organisasi.

“PMJ bukan hanya tentang pengenalan jurusan, tetapi proses pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang empati, kejujuran, dan semangat pantang menyerah — nilai yang menjadi ruh pembelajaran afektif di UIN Datokarama Palu,” ujarnya.

Selama kegiatan, mahasiswa baru IAT mendapatkan pembekalan dasar mengenai kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta teknik persidangan, agar mampu berperan aktif dan bertanggung jawab di lingkungan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.

Tidak hanya membangun wawasan, kegiatan ini juga menumbuhkan kedekatan emosional antarwarga IAT. Selama tiga hari, peserta menjalani kebersamaan penuh — mulai dari shalat berjamaah, makan bersama, hingga kolaborasi antar-panitia dalam menyiapkan berbagai kegiatan.

“Kebersamaan inilah yang menjadi ciri khas PMJ. Kami ingin mahasiswa baru merasakan bahwa IAT bukan sekadar jurusan, tetapi rumah belajar yang hangat dan membentuk karakter,” tutur salah satu panitia pelaksana.

Melalui PMJ IAT 2025, diharapkan terbentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam pemahaman tafsir Al-Qur’an, tetapi juga memiliki integritas moral, empati sosial, dan ketangguhan dalam berproses — sejalan dengan visi UIN Datokarama Palu untuk melahirkan insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan berpengaruh bagi masyarakat.

(HUMAS FUAD UIN DK)

Perkuat Jejaring Akademik, FUAD UIN Datokarama Palu Teken PKS dengan FUF UIN Sunan Ampel Surabaya

Palu (FUAD UINDAK) — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu terus memperluas jejaring akademik lintas perguruan tinggi Islam. Dalam rangkaian Seminar Nasional bertema “Literasi Politik Gen Z: dari Scroll Media ke Aksi Nyata”, Senin (20/10/2025), FUAD secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Sunan Ampel Surabaya.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Auditorium UIN Datokarama Palu, disaksikan oleh Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman S. Tahir, M.Ag, serta ratusan peserta seminar. PKS tersebut ditandatangani oleh Dekan FUAD UIN Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag, dan Wakil Dekan III FUF UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Andi Suwarko, M.Si, yang juga hadir sebagai narasumber dalam seminar nasional tersebut.

Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua fakultas untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang pertukaran dosen, mahasiswa, serta kegiatan ilmiah bersama di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Dr. Sidik menekankan bahwa sinergi antarperguruan tinggi Islam sangat penting dalam memperkaya khazanah keilmuan Ushuluddin dan memperkuat kontribusi ilmu keislaman di era modern.
“Insyaallah, melalui kerja sama ini akan lahir kolaborasi yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan untuk kemajuan ilmu Ushuluddin, Filsafat, dan pemikiran Islam di Indonesia,” ujarnya.

UAD Capai Target Kinerja dan Siapkan Akreditasi Unggul Baru

Selain memperluas jaringan akademik, FUAD UIN Datokarama Palu juga mencatat capaian penting pada tahun 2025. Fakultas ini berhasil memenuhi seluruh indikator dalam Perjanjian Kinerja (PERKIN) antara Dekan FUAD dan Rektor UIN Datokarama Palu — sebuah komitmen tahunan yang menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan program akademik, penelitian, dan pengabdian.

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi FUAD dalam menjalankan visi sebagai fakultas yang unggul di bidang Ushuluddin dan Adab berbasis integrasi keilmuan dan nilai-nilai keislaman.

Dr. Sidik menyampaikan bahwa setelah memenuhi target kinerja tersebut, FUAD kini bersiap untuk melangkah lebih jauh dengan menambah satu lagi program studi yang akan diarahkan menuju akreditasi unggul.
“Kami ingin setiap jurusan di FUAD memiliki standar mutu yang tinggi dan diakui secara nasional. Insyaallah, langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjadikan FUAD sebagai fakultas unggulan di lingkungan UIN Datokarama Palu,” tegasnya.

Langkah-langkah strategis ini mempertegas posisi FUAD UIN Datokarama Palu sebagai fakultas yang dinamis, berorientasi mutu, dan terus membangun jejaring akademik demi kemajuan ilmu Ushuluddin dan Adab di Indonesia.

(HUMAS FUAD)

FUAD UIN Datokarama Palu Mantapkan Langkah Menuju Akreditasi Unggul Pada Prodi, Lewat Seminar Literasi Politik Gen Z

Palu (FUAD UINDAK) — Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag, menegaskan bahwa penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk “Literasi Politik Gen Z: Dari Scroll Media Sosial ke Aksi Nyata” bukan sekadar forum ilmiah, tetapi juga bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat mutu akademik menambah akreditasi unggul pada  program studi yang ada di FUAD.

“Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan FUAD dalam menghubungkan aktivitas akademik, riset, dan publikasi ilmiah dengan standar penilaian akreditasi. Ini juga bagian dari target yang tertuang dalam Perjanjian Kinerja (PERKIN) antara saya dan Rektor UIN Datokarama Palu,” ungkap Dr. Sidik dalam sambutannya di Auditorium UIN Datokarama Palu, Senin (20/10/2025).

Ia menambahkan, hingga tahun ini FUAD telah berhasil mencapai sejumlah capaian kinerja strategis sesuai PERKIN, dan berkomitmen menambah satu lagi jurusan berakreditasi unggul dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah, kami sudah di jalur yang tepat. Capaian akademik dan kegiatan ilmiah seperti ini menjadi energi bagi FUAD untuk terus tumbuh sebagai pusat keilmuan Ushuluddin yang unggul, berkualitas dan berdaya saing, seminar kali ini adalah kolaborasi antara Prodi Politik Pemikiran Islam (PPI) dan Prodi IPII (Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam)” ujarnya.

Selain memperkuat mutu akademik internal, FUAD juga memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi Islam. Dalam kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FUAD UIN Datokarama Palu dan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Sunan Ampel Surabaya.

PKS tersebut ditandatangani langsung oleh Dr. H. Sidik, M.Ag danDr. Andi Suwarko, M.Si, Wakil Dekan III FUF UIN Sunan Ampel Surabaya yang juga menjadi narasumber utama seminar. Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dr. Sidik menyebut, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan keilmuan antarperguruan tinggi Islam di Indonesia.

“Insyaallah, melalui kerja sama ini akan lahir kolaborasi yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan untuk kemajuan ilmu Ushuluddin, Filsafat, dan pemikiran Islam,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan seminar nasional ini menghadirkan narasumber Dr. Andi Suwarko, Dosen Prodi Pemikiran Politik Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman S. Thahir, M.Ag. Lebih dari 400 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Palu turut hadir, di antaranya Universitas Tadulako, Universitas Alkhairaat, Universitas Muhammadiyah Palu, dan Universitas Aziz Lamadjido.

(Humas FUAD)

Membangun Etika Profesi Kepustakawanan : PKM Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam tentang Urgensi Etika Profesi Kepustakawanan di Era Disinformasi

Palu, (FUAD-UINDK) — Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya etika kepustakawanan di era digital. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Jurusan IPII mengadakan kegiatan edukasi dengan tema “Urgensi Etika Profesi Kepustakawanan dalam Menjaga Integritas Informasi di Era Disinformasi” yang bertempat di Taman Baca Masyarakat Misibentukan, Kota Palu pada hari Sabtu 11 Oktober 2025.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Ketua dan Sekretaris Jurusan IPII, alumni IPII, pustakawan, dan pelajar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana mengelola informasi dengan bijak dan etis di tengah maraknya disinformasi di media sosial dan internet. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Bapak Ahmad Aryadi, S.I.P., M.A dan Bapak Drs. H. Iskandar,, M.Sos.I yang telah berpengalaman dalam bidang kepustakawanan dan informasi.

Dalam sambutannya, Ketua Prodi IPII Ibu Jusmiati, S.Psi., M.Psi menyampaikan bahwa etika kepustakawanan sangat penting dalam menjaga kualitas informasi dan mencegah penyebaran hoaks. “Di era digital ini, kita harus lebih kritis dan bijak dalam mengelola informasi. Etika kepustakawanan membantu kita untuk memilah informasi yang benar dan salah, sehingga kita dapat membuat keputusan yang tepat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, membahas tentang bagaimana mengidentifikasi informasi yang valid, menghindari penyebaran hoaks, dan menjaga privasi di media sosial. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, karena mereka merasa bahwa topik etika kepustakawanan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Pustakawan dan Alumni yang hadir dalam kegiatan ini juga memberikan apresiasi atas inisiatif Prodi IPII dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya etika kepustakawanan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan informasi di perpustakaan dan masyarakat,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Palu dapat lebih bijak dalam mengelola informasi dan terhindar dari dampak negatif disinformasi. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya etika kepustakawanan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pengabdian masyarakat.

(HUMAS FUAD UIN DK)

Dorong Pelestarian Sejarah Lokal, Prodi SPI UIN Datokarama Gelar Pelatihan di Tawaeli


PALU, (FUAD-UINDK) — Dalam rangka memperkuat literasi sejarah lokal di kalangan masyarakat, Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD), Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa “Pelatihan Penulisan Sejarah Lokal” di Kecamatan Tawaeli, Sabtu (4/10/2025).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tawaeli ini melibatkan para tokoh masyarakat dari dua wilayah, yakni Kecamatan Tawaeli (Kota Palu) dan Kecamatan Tanantovea (Kabupaten Donggala). Para peserta mengikuti pelatihan bersama sejumlah dosen Prodi SPI yang hadir sebagai narasumber, di antaranya Mohammad Sairin, S.Pd., M.A., Samsinas, S.Ag., M.Ag., dan Andriansyah, S.S., M.A.


Ketua Prodi SPI, Mohammad Sairin, dalam pemaparannya menuturkan bahwa Kecamatan Tawaeli dipilih sebagai lokasi pelatihan karena wilayah ini memiliki jejak sejarah yang kaya dan berpotensi besar untuk digali lebih dalam serta dijadikan bahan dokumentasi sejarah lokal.
“Tawaeli mencakup beberapa kawasan penting seperti Kelurahan Panau, Lambara, Baiya, serta Desa Nupabomba yang berada di Tanantovea. Wilayah-wilayah ini menyimpan nilai historis yang perlu dituliskan dan diwariskan secara sistematis,” jelasnya.


Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu munculnya penulisan sejarah lokal yang lebih komprehensif serta mendorong upaya pelestarian situs-situs bersejarah agar dapat diakui sebagai bagian dari cagar budaya daerah.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak pemerintah setempat. Ramli, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan yang mewakili Camat Tawaeli, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut.
“Langkah ini sangat penting dalam menjaga memori kolektif masyarakat. Kami berharap hasil pelatihan dapat ditindaklanjuti dengan dokumentasi sejarah yang menyeluruh dan mudah diakses,” ujarnya.

Menanggapi kegiatan ini, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag, memberikan dukungannya dan menyatakan bahwa pelatihan seperti ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menguatkan peran akademik dalam kehidupan masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya rutinitas akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab keilmuan. Melalui pelatihan ini, kami ingin menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan pelestarian sejarah lokal agar tidak hilang ditelan waktu,” ungkapnya.


Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias dan berharap agar pelatihan serupa bisa dilakukan secara berkelanjutan di wilayah lain yang memiliki kekayaan sejarah.

(Humas FUAD-UINDK)